Jum'at, 25 Juni 2021
  Bupati Rohil Hadiri Acara Sosialisasi Pemahaman Pengisian Jabatan Tinggi di Instansi Pemerintahan | Polisi Tangkap Pemilik Cafe dan Resto Ferrari Otak Pembunuhan Pemred Media Online di Simalungun | Oknum Manajer Bank BJB Cabang Pekanbaru Ditangkap, Cairkan Cek Nasabah Rp3 M Lebih | Dewan Minta Dinas PMD Membuat SOP/Juknis Penyaluran BLT DD dan Upayakan Sosialisasi Secara Optimal | Kepala Desa Nipah Sendanu Himbau Warga Hati-hati Berkendera Melewati Jalan Poros Lintas Lukun | Majelis Hakim PN Jaktim Vonis Habib Rizieq Shihab Empat Tahun Penjara.
 
Jumat, 28/08/2020 - 13:58:30 WIB | Tis | Internasional
Wabah Virus Corona (Covid-19)
Kasus Infeksi Ulang Virus Corona pada Pasien Sembuh, Ini Penjelasan WHO

JAKARTA. RIAUMADANI. COM - Virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 termasuk penyakit yang baru. Banyak ahli mengaku masih banyak yang belum diketahui terkait penyakit ini. 

Mulai dari gejala yang masih bertambah, dampak penyakit ini, termasuk juga penelitian vaksin dan obat yang ampuh menyembuhkan. 

Salah satu di antara yang juga masih perlu diteliti adalah potensi infeksi ulang virus corona pada pasien yang telah dinyatakan sembuh. 

Sebelumnya telah ada laporan mengenai adanya kasus infeksi ulang atau orang yang kembali positif virus corona setelah sebelumnya dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19. 

Berikut ini sejumlah hal yang perlu diketahui soal infeksi ulang virus corona.

Kekebalan dari virus

Dilansir dari The Guardian, jika ada yang mengatakan tubuh kita akan kebal virus setelah terpapar, sebenarnya tidak demikian faktanya. Tubuh kita memiliki sistem tertentu yang tidak ramah untuk virus corona masuk untuk kedua kalinya.

Setelah sembuh dari infeksi yang pertama, ada banyak sel-sel dalam tubuh yang tidak akan berubah meski virus telah dibasmi oleh sistem imun.

Salah satunya sel yang menjadi tempat virus menempel dan masuk ke dalam organ tubuh.

Sel-sel ini tidak mengalami perubahan untuk mencegah terjadinya infeksi di waktu yang akan datang.

Jika pun infeksi kembali terjadi, maka virus akan berumur pendek dan infeksi akan berkurag sebelum penderita mengalami gejala lebih lanjut, sehingga bisa jadi seseorang tidak menyadari sama sekali bahwa dirinya tengah terinfeksi untuk kedua kalinya.

Potensi infeksi ulang

Pimpinan teknis untuk Covid-19 dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), Maria Van Kerkhove menyampaikan infeksi ulang masih dimungkinkan terjadi, meski seseorang yang telah sembuh dari Covid-19 sudah memiliki antibodi tersendiri di dalam tubuhnya.

Menurutnya sebagaimana dikutip dari Fox News, tidak diketahui secara pasti berapa kuat imun tubuh dari virus corona dan berapa lama dia akan bertahan.

Terkait hal itu, Kherkove tetap mengimbau orang-orang tetap mempraktikkan penjarakan fisik, etika bersin, dan panduan kesehatan lain yang berlaku.

Laporan pertama yang berhasil tercatat soal infeksi ulang virus corona terjadi pada seorang pria berusia 33 tahun dari Hong Kong.

Pertama, ia menderita Covid-19 pada April lalu yang kemudian dinyatakan sembuh. Lalu, ia kembali terdeteksi positif terinfeksi virus corona saat ada di bandara sepulang dari perjalanan ke Spanyol.

3 kemungkinan infeksi kedua
Jika seseorang kembali terpapar virus corona untuk yang kedua kalinya, maka ada 3 kemungkinan yang mungkin terjadi.

Pertama, muncul gejala yang lebih buruk dari infeksi sebelumnya yang mengarah ke penyakit yang lebih parah.

Namun sejauh ini belum ada bukti yang cukup kuat untuk hipotesis pertama, meski jumlah kasus di seluruh dunia sudah mencapai angka puluhan juta kasus.

Kedua, akan terjadi gejala yang sama seperti infeksi pertama.

Jika ini yang terjadi, kemungkinan besar tubuh tidak menyimpan memori imunologi yang memadai dari infeksi pertama, sehingga tidak ada cukup pertahanan untuk melindungi diri dari infeksi ulang di masa depan.

Terakhir, ada perbaikan gejala yang mengarah ke keluhan yang lebih ringan atau bahkan tidak ada sama sekali keluhan.

Kemungkinan ketiga bisa terjadi ketika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, yang meproduksi antibodi dan respons memori yang bertahan cukup lama. 
Kompas.com
Kamis, 24/06/2021 - 23:23:59 WIB
Kunker Bupati Afrizal Sintong
Bupati Rohil Hadiri Acara Sosialisasi Pemahaman Pengisian Jabatan Tinggi di Instansi Pemerintahan
Kamis, 24/06/2021 - 16:20:43 WIB
Kasus Pembunuhan Wartawan
Polisi Tangkap Pemilik Cafe dan Resto Ferrari Otak Pembunuhan Pemred Media Online di Simalungun
Kamis, 24/06/2021 - 14:57:35 WIB
HUKUM.
Oknum Manajer Bank BJB Cabang Pekanbaru Ditangkap, Cairkan Cek Nasabah Rp3 M Lebih
Kamis, 24/06/2021 - 12:37:36 WIB
RDP Komisi I DPRD MERANTI BERSAMA DINAS PMD
Dewan Minta Dinas PMD Membuat SOP/Juknis Penyaluran BLT DD dan Upayakan Sosialisasi Secara Optimal
Kamis, 24/06/2021 - 12:12:23 WIB
Kepala Desa Nipah Sendanu Himbau Warga Hati-hati Berkendera Melewati Jalan Poros Lintas Lukun
Kamis, 24/06/2021 - 10:45:19 WIB
HUKUM.
Majelis Hakim PN Jaktim Vonis Habib Rizieq Shihab Empat Tahun Penjara.
Kamis, 24/06/2021 - 10:38:26 WIB
HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021
Sampena Hari Bhayangkara ke-75, Polres Kampar Gelar Vaksinasi Massal Serentak Bagi Masyarakat
Kamis, 24/06/2021 - 10:07:00 WIB
Terjadi Kecelakaan Tunggal di Desa Lukun, Sebuah Mobil Brio Terbalik Hampir Masuk Parit
Rabu, 23/06/2021 - 23:30:09 WIB
HUT Pekanbaru ke 237 Tahun 2021
Pemko Gelar Puncak Peringatan HUT Pekanbaru ke 237 Secara Sederhana
Rabu, 23/06/2021 - 23:14:04 WIB
Ketum JMSI Apresiasi SKB UU ITE
Teguh Santosa: SKB Tersebut Karena Memberi Kepastian Hukum Bagi Insan Pers di Platform Digital
Rabu, 23/06/2021 - 22:59:58 WIB
HUKUM.
Polda Sumut Berhasil Tangkap Pembunuh MSH Pemred Media Online
Rabu, 23/06/2021 - 22:41:15 WIB
Rumah Yatim Berbagi Dengan Kaum Dhuafa
Rumah Yatim Kembali Berikan Bantuan untuk Ibu Sri Suryani
Selasa, 22/06/2021 - 23:46:08 WIB
NARKOBA
Kapolda Riau Ekspos Penangkapan 19 Kg Sabu dan 500 Butir Pil Ekstasi di Desa Sukamaju Bantan
Selasa, 22/06/2021 - 23:37:16 WIB
Rumah Yatim Berbagi Dengan Kaum Dhuafa
Rumah Yatim Berikan Bantuan untuk Ibu Mira dan Keenam Anaknya
Minggu, 07/08/2016 - 07:47:18 WIB
Kirab Api PON 2016
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har
Rabu, 17/09/2014 - 02:20:26 WIB
Pembibitan Ikan Secara Modern
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern
Sabtu, 25/04/2015 - 04:51:58 WIB
Eksekusi Hukuman Mati
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan
Selasa, 09/02/2016 - 01:21:32 WIB
Dugaan Korupsi Milyaran Rupiah
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK
Rabu, 25/06/2014 - 05:20:07 WIB
Capres- Cawapres Klarifikasi Harta ke KPK
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK
Rabu, 18/03/2015 - 02:45:45 WIB
PILKADA INHU
Bang Iskandar dan Mas Agus Pasangan Primadona Masyarakat Inhu, di Prediksi Saingan Berat Incumbent
Rabu, 06/05/2020 - 08:21:28 WIB
Nurbaiti Kecewa Pelayanan Pedagang di Jalan Inpres Kelurahan Selat Panjang Timur Bersikap Arogan
Selasa, 17/02/2015 - 01:01:03 WIB
Miss Indonesia 2015
Maria Harfanti Terpilih Sebagai Miss Indonesia 2015
Sabtu, 19/03/2016 - 10:51:22 WIB
Anggota Kehormatan KAHMI
Mahhfud MD Usulkan Bupati H Suyatno Jadi Anggota Kehormatan KAHMI
 
HOME | OTONOMI | POLITIK | EKONOMI | OLAHRAGA | PENDIDIKAN | BUDAYA | HUKUM | HIBURAN | NASIONAL | INTERNASIONAL | OTOMOTIF
SIGAPNEWS.CO.ID | INDEX | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright 2014-2021 RIAUMADANI.COM, All Rights Reserved